Bootable Volume berfungsi untuk membuat instance DCloud menggunakan volume yang sudah terpasang sistem operasi. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk meluncurkan instance secara cepat karena tidak perlu lagi melakukan proses instalasi sistem operasi dari awal.
Untuk membuat layanan bootable volume, silakan ikuti langkah-langkah berikut:
- Sebelum memulai, pastikan pengguna sudah memiliki bootable volume.
- Buka menu Komputasi dan pilih sub-menu DCloud.
- Pilih Tab Bootable Volume, kemudian akan tampil halaman buat bootable volume seperti di bawah ini:

- Pada bagian Proyek. Pilih Proyek yang ingin digunakan, saat ini pilihan proyek hanya ada 1 yaitu Default Project
- Pada bagian Volume. Pilih Bootable Volume yang diinginkan.
- Pada bagian Nama DCloud dan Tags, pengguna dapat mengisi data sesuai kebutuhan.

- Masukkan Nama DCloud yang akan dibuat pada kolom Atur Nama DCloud
- Masukkan Tags jika dibutuhkan (opsional) pada kolom Tambah Tags
- Pada bagian Tipe DCloud dan kapasitas, pengguna dapat menentukan tipe DCloud dan kapasitas sesuai kebutuhan.

- Pilih Tipe Prosessor sesuai dengan kebutuhan pengguna dari pilihan yang tersedia, yaitu Intel dan AMD.
- Pilih Kapasitas (Flavor) yang diinginkan dengan menekan tombol + atau – pada kotak yang telah tersedia.
- Jika ingin menambahkan penyimpanan, aktifkan toggle Buat Penyimpanan Blok Tambahan (DBlock). Lakukan langkah dibawah ini untuk melanjutkan proses penambahan penyimpanan. Jika tidak ingin menambah penyimpanan dapat menonaktifkan toggle tersebut.
- Masukkan ukuran DBlock yang ingin digunakan. Minimal ukuran DBlock yang tersedia adalah 50 GB.
- Pilih tipe DBlock yang ingin digunakan dari pilihan yang tersedia, yaitu NVME, SSD dan HDD.
- Pengguna dapat menambahkan hingga 10 DBlock untuk kapasitas penyimpanan yang lebih besar dengan menekan tombol Tambah Lainnya.

- Pada bagian Metode Autentikasi pengguna dapat menentukan autentikasi yang akan digunakan nantinya untuk login kedalam instance. Pilihan metode autentikasi menyediakan 2 opsi bagi pengguna yaitu:
- Untuk kata sandi, pilih metode autentikasi SSH Password dan masukkan Nama Pengguna SSH serta Kata Sandi SSH yang diinginkan. Harap simpan kata sandi dengan baik dikarenakan kata sandi tidak dapat diatur ulang atau reset.

- Untuk keypair, pilih metode autentikasi Keypair. Anda dapat memilih keypair yang sudah ada atau menekan tombol Buat Baru dan lakukan langkah dibawah ini atau abaikan langkah ini jika sudah memiliki keypair.
- Masukkan Nama Keypair yang diinginkan
- Klik tombol Buat Keypair untuk membuat dan menyimpan data. Kemudian sistem otomatis akan mendownload data keypair agar keypair tersebut bisa digunakan untuk melakukan SSH. Mohon pastikan Keypair tersimpan dengan baik karena tidak dapat diatur ulang jika kehilangannya.


- Untuk kata sandi, pilih metode autentikasi SSH Password dan masukkan Nama Pengguna SSH serta Kata Sandi SSH yang diinginkan. Harap simpan kata sandi dengan baik dikarenakan kata sandi tidak dapat diatur ulang atau reset.
- Pada bagian Konfigurasi Network dan Kebijakan pengguna dapat menentukan konfigurasi yang akan digunakan. Pada konfigurasi ini terdiri dari 2 jenis yaitu:

- Pengaturan Jaringan sudah diatur secara Default yaitu pengguna akan mendapatkan satu IP Publik untuk mengakses instance melalui internet. Namun pengguna dapat memilih Jaringan Lanjutan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Lakukan langkah dibawah ini jika ingin menggunakan Jaringan Lanjutan atau abaikan langkah ini jika tidak diperlukan.
- Pilih Jaringan Lanjutan, kemudian akan tampil seperti halaman berikut ini:

- Pilih mode jaringan IP Publik Langsung jika ingin instance mendapatkan satu IP Publik
- Pilih mode jaringan Floating IP jika ingin instance mendapatkan satu IP Public dan satu IP Private namun ada biaya tambahan lagi untuk pilihan ini
- Pilih mode jaringan Hanya Privat jika ingin instance mendapatkan satu IP Private
- Ceklist Gunakan IP Private jika ingin mendapatkan IP Privat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Untuk menggunakan IP Private dapat memilih jaringan yang telah tersedia atau dapat membuat jaringan baru dengan menekan tombol
- Untuk menambah jaringan, pengguna dapat mengisikan nama jaringan, nama subnet dan alamat jaringan. Kemudian klik tombol Tambah Jaringan untuk menyimpan data jaringan.

- Pilih Jaringan Lanjutan, kemudian akan tampil seperti halaman berikut ini:
- Pengaturan Pengaturan Kebijakan sudah diatur secara Default yaitu pengguna akan Buat Kebijakan baru, namun pengguna dapat memilih Kebijakan dari yang ada. Lakukan langkah dibawah ini jika ingin Buat Kebijakan baru maupun Kebijakan dari yang ada.
- Pilih Buat Kebijakan, kemudian akan tampil seperti halaman berikut ini:

- Masukkan nama kebijakan. Saat ini nama sudah terisi otomatis, namun pengguna dapat mengubah nama kebijakan sesuai dengan kebutuhan.
- Aktifkan toogle Mengizinkan lalu lintas SSH dari alamat IP tertentu dengan memasukkan IP yang diinginkan. Apabila pengguna tidak ingin menambahkan alamat IP tertentu dapat menonaktifkan toggle.
- Aktifkan toogle Mengizinkan lalu lintas HTTPS dari Internet, apabila pengguna tidak ingin mengizinkan dapat menonaktifkan toggle.
- Aktifkan toogle Mengizinkan lalu lintas HTTP dari Internet, apabila pengguna tidak ingin mengizinkan dapat menonaktifkan toggle.
- Pilih Kebijakan dari yang ada apabila pengguna sudah memiliki kebijakan yang sudah ada dan sesuai dengan kebutuhan. kemudian akan tampil seperti halaman berikut ini:

- Pilih Buat Kebijakan, kemudian akan tampil seperti halaman berikut ini:
- Pengaturan Jaringan sudah diatur secara Default yaitu pengguna akan mendapatkan satu IP Publik untuk mengakses instance melalui internet. Namun pengguna dapat memilih Jaringan Lanjutan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Lakukan langkah dibawah ini jika ingin menggunakan Jaringan Lanjutan atau abaikan langkah ini jika tidak diperlukan.
- Apabila data sudah terisi seluruhnya, pengguna dapat menekan tombol Tambahkan ke Keranjang dan beralih otomatis ke halaman pembayaran.
- Setelah selesai melakukan pembayaran, maka layanan akan segera ter-provisioning. Apabila terjadi kendala pada layanan DCloud, pengguna dapat mengubungi kami melalui chat WA ataupun melalui email support@dcloud.co.id.