Apabila kapasitas penyimpanan pada bootable volume (OS berada pada volume) sudah mencapai batas penyimpanan, Anda dapat melakukan penambahan ukuran bootable volume. Proses penambahan volume dapat dilakukan meskipun volume tersebut telah ter-mounting pada sistem.
Beberapa langkah konfigurasi yang dapat dilakukan untuk mounting volume pada Sistem Operasi Linux dengan OS Ubuntu yakni:
- Sebelum mengubah bootable volume, pastikan Anda sudah memiliki instance DCloud dan DBlock dengan Bootable Volume. Bootable volume bisa didapatkan dengan menambahkan DBlock dan menceklis bootable volume pada pembuatan instance DCloud.
- Selanjutnya, ubah ukuran layanan DBlock. Sebagai contoh, ukuran volume sebelum diubah sebesar 100 GB dan akan di ubah ke 140 GB.
- Kemudian Anda dapat mengakses layanan DCloud dan login menggunakan kredensial yang telah dibuat.
- Setelah berhasil login, masuk ke dalam root dengan mengetikkan perintah berikut.
Sudo su
- Silakan lakukan pengecekan penyimpanan volume yang telah dipasangkan dengan mengetikkan perintah berikut.
df –h
- Kemudian ketik perintah berikut.
lsblk
- Pada gambar di atas, terdapat disk vda dengan ukuran 140 GB dan partisi vda1 dengan ukuran 99.9 GB.
- Lalu, ubah partisi vda 1 dengan mengetikkan perintah berikut.
growpart /dev/vda 1
- Lakukan juga pengecekkan pada mount point dengan mengetikkan perintah berikut.
df –h
- Pada gambar di atas, status directory / pada mount point /dev/vda1 belum bertambah, Anda dapat menjalankan perintah berikut untuk memastikan directory / pada mount point /dev/vda1 bertambah menjadi 140 GB.
resize2fs /dev/vda1
- Terakhir, lakukan pengecekkan ukuran status directory yang telah diubah dengan mengetikkan perintah berikut.
df -h