Panduan ini disusun untuk membantu Anda melakukan pengaturan akses layanan di dalam klaster DKubes dengan memanfaatkan DBalance sebagai Load Balancer.
Saat ini, platform DKubes telah terintegrasi secara native, sehingga Anda dapat langsung memanfaatkan layanan DBalance untuk menangani beban kerja secara otomatis. Dalam arsitektur ini, Ingress berperan sebagai pintu gerbang utama (gateway) yang mengelola serta mendistribusikan lalu lintas data dari luar klaster menuju layanan internal Anda secara efisien, aman, dan terpusat.
A. Membuat HTTP Ingress (Akses Tanpa SSL)
Buat HTTP Ingress digunakan untuk memetakan domain ke layanan di dalam kluster melalui protokol HTTP standar. Metode ini cocok untuk lingkungan pengujian atau layanan yang tidak memerlukan enkripsi di level Ingress.
Prasyarat Utama
- Telah memiliki kluster DKubes yang aktif.
- Layanan DBalance telah terpasang (attached) pada kluster Anda.
Langkah-Langkah Konfigurasi
Untuk melakukan konfigurasi Ingress tanpa SSL Certificate dapat mengikuti langkah-langkah dibawah ini:
- Penyiapan Alat Akses (kubectl)
Sebelum melakukan konfigurasi, pastikan sistem Anda memiliki kubectl. Alat ini dibutuhkan untuk mengirimkan instruksi langsung ke kluster Kubernetes. Jika belum tersedia, silakan instal melalui panduan resmi atau menggunakan konsol DKubes.
- Konfigurasi DNS (A Record)
Agar domain Anda dapat mengarah ke Load Balancer, Anda perlu menghubungkan nama domain dengan alamat IP publik DBalance. Ingress bekerja berdasarkan nama domain (hostname). Tanpa DNS yang tepat, lalu lintas internet tidak akan tahu ke mana harus mengarah.

Catatan: Ganti [ip load balancer] dengan ipv4 DBalance Anda, dan [url domain] dengan domain yang Anda gunakan.
- Validasi Koneksi pada Dasbor DBalance
Masuk ke Dasbor DBalance dan pastikan status pada bagian Ingress Connected telah tercentang. Hal ini menandakan bahwa jaringan antara Load Balancer dan kluster telah tersinkronisasi dengan baik.
Gambar 1. Dashboard DBalance
- Deployment Aplikasi Uji
Untuk memastikan konfigurasi berjalan lancar, jalankan perintah dibawah ini pada kubectl untuk membuat sebuah deployment sederhana pada DKubes dan melakukan expose deployment tersebut dengan type service Cluster IP.# Membuat deployment aplikasi kubectl create deployment nginx-deployment --image nginxdemos/hello # Mengekspos aplikasi melalui service internal pada port 80 kubectl expose deployment nginx-deployment --name nginx-deployment-svc --port 80
- Verifikasi Deployment
Jalankan perintah berikut untuk memastikan aplikasi dan service sudah berjalan:
kubectl get all
Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.
Gambar 2. Hasil kubectl
- Membuat Konfigurasi Ingress (YAML)
Buatlah berkas bernama ingress.yaml. Berkas ini berfungsi sebagai “peta jalan” bagi lalu lintas masuk untuk menemukan aplikasi Anda. Masukkan konfigurasi berikut (sesuaikan host dengan domain Anda):apiVersion: networking.k8s.io/v1 kind: Ingress metadata: name: http-ingress spec: rules: - host: [url-domain-anda] http: paths: - path: / pathType: Prefix backend: service: name: nginx-deployment-svc port: number: 80
- Menerapkan Konfigurasi
Jalankan perintah berikut untuk mengaktifkan Ingress:
kubectl apply -f ingress.yaml
- Verifikasi Status Ingress
Pastikan Ingress telah mendapatkan alamat IP publik dengan perintah:
kubectl get ingress
Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.
Gambar 3. Hasil kubectl
- Akses Layanan
Tunggu beberapa saat, lalu akses domain Anda melalui browser. Jika berhasil, Anda akan melihat halaman Nginx seperti gambar dibawah ini:
Gambar 4. Hasil Deployment